You are here
Home > Artikel >

Pemain Bertahan Terbaik Dalam Sejarah Stokcton Heat

Pemain Bertahan Terbaik Dalam Sejarah Stokcton Heat

Pemain Bertahan Terbaik Dalam Sejarah Stokcton Heat – Fans telah memilih pemain bertahan terbaik mereka dalam penyebutan bebas untuk menyambut lima belas tahun laga profesional tim hoki di Stockton. 10 tahun bersama Stockton Thunder, dan 5 tahun bersama Stockton Heat. Gabungan kedua tim itu ternyata membawa sakit kepala yang lumayan permanen pada fans, untuk memilih mana pemain bertahan yang terbaik yang sangat membanggakan bagi mereka. Pemain bertahan termasuk penjaga gawang yang terbilang terbaik selama mengenakan nama Stockton. Akhirnya demi perayaan lima belas tahun hoki pro di Stockton, fans menangguhkan sakit kepala mereka dan berhasil memilih nama-nama di bawah ini, plus pelatih yang menurut mereka berkontribusi. Mereka adalah :

Rasmus Andersson: Andersson hanya membutuhkan 110 pertandingan di AHL untuk menampilkan keahlian gaya NHL, dia lalu jadi pujaan fans Flames. Dengan Heat, pemain asli Swedia yang lahir di kota Malmo, ini membukukan 12 gol dan 49 assist dengan nilai plus-33 dan 79 menit penalti. Andersson sendiri tercatat pernah bermain 160 pertandingan reguler dan lima pertandingan postseason di NHL – semuanya dengan Calgary.

Ryan Constant: Bahu membahu dengan Garet Hunt, dia menjadi simbol pertahanan Stockton Thunder. Constant menghabiskan enam musim dengan Thunder, namun sempat bermain di Italia selama semusim 2011-12. Secara keseluruhan, Constant mencatat 41 gol dan 110 assist dalam 304 pertandingan bersama Thunder, mengenakan simbol ‘A’ sebagai kapten pengganti di masing-masing tiga musim terakhirnya.

Oliver Kylington: Belum genap 23 tahun dan di musim pro kelimanya, Kylington pernah naik kelas dari level AHL ke NHL, padahal dia baru saja semusim dengan baju Heat pada kampanye 2015-16, Kylington mendapatkan panggilan NHL pertamanya, menjadikan debut di NHL sangat muda baru berusia 18 tahun, menjadi pemain Stockton Heat termuda yang bermain di NHL. Kylington telah bermain skate dalam 86 pertandingan dengan Flames. Lalu dia kembali kembali ke Stockton di musim 2019-20 dan membuat hattrick melawan Tucson Roadrunners pada 9 November. Dari 190 game sejauh ini Kylington cetak 91 poin (28g, 63a) bersama Stockton Heat.

Tyler Wotherspoon: Pilihan putaran kedua oleh Flames dalam Draft NHL 2011, Wotherspoon telah menghabiskan tiga musim bersama Stockton. Pemain bertahan itu bermain 176 pertandingan bersama Heat, mencatat 15 gol, 50 assist. Dia menyelesaikan liga di Stockton pada musim 2017-18 sebagai kapten pengganti tim. Wotherspoon juga pernah bermain untuk San Antonio Rampage dan Lehigh Valley Phantoms. Sebagai pemain bertahan pengganti, dia menang 15 pertandingan dengan Flames antara musim 2015-16 dan 2016-17.

KIPER
David Rittich: ‘Big Save Dave’ menempati wilayah pertahanan terakhir untuk Heat yang terbagi 43 kali antara musim 2016-17 dan 2017-18, mencatat total karir AHL sebanyak 22 kemenangan, dengan rata rata bobol 2,53 poin, dan persentase penyelematan 0,917. Sebagai penjaga gawang dengan julukan Big Save Rittich, juga mendapat status kiper nomor satu di Calgary musim ini, telah total 115 pertandingan NHL dengan 2,82 GAA dan .908 SVP

PELATIH
Matt Thomas: Setelah mengambil alih Thunder di tengah-tengah musim 2008-09. Thomas yang juga merupakan salah satu anggota poker online profesional di https://citipoker88.online kemudian membimbing Stockton dengan 163 kemenangan musim reguler dan tampil rutin playoff di setiap musim di belakang bangku, termasuk penampilan di final Kelly Cup pada 2013. Thomas pergi jadi pelatih di Alaska-Anchorage sebelum kembali ke ECHL pada tahun 2018 dengan Cincinnati Cyclones.

Leave a Reply

Top