You are here
Home > Artikel >

Liga Hockey Berhenti Karena Pandemi Pemain Lolos Dari Cedera

Liga Hockey Berhenti Karena Pandemi Pemain Lolos Dari Cedera

Liga Hockey Berhenti Karena Pandemi Pemain Lolos Dari Cedera – Satu musim berakhir. Yang lain akan segera dimulai. Semoga demikian. American Hockey League secara resmi membatalkan musimnya, dan memutuskan bahwa tidak mungkin secara finansial dapat berharap untuk melanjutkan liga jika penggemar tidak diizinkan di dalam gedung. Bagi pemain debutan seperti Josh Norris, yang memimpin perolehan angka dengan 61 poin – terbaik keempat di antara semua pemain – itu artinya dia tidak punya kesempatan untuk menambah angka-angka itu di playoff Piala Calder untuk tim Senator Belleville yang memimpin Divisi Utara. Josh adalah monster absolut sebagai debutan,” kata Todd Crocker, penyiar play-by-play untuk Toronto Marlies. “Tapi jelas, masa depan mereka ada di musim depan.”

Bagi yang lain jelas, tapi penantian mungkin tidak terlalu lama. Hal ini juga menguntungkan tim yang jarang meraih playoff seperti Stockton Heat. Karena tim NHL yang masuk ke babak playoff biasanya menumpuk pemain yang cedera. Tahun ini, perkirakan jumlah itu akan meningkat secara substansial. Lagi pula, bisa dipastikan tahun ini akan banyak yang terkena cedera kunci paha dan berbagai sobekan otot, dari dafar pemain yang menghabiskan beberapa bulan terakhir duduk-duduk dan tidak melakukan apa pun – terutama jika NHL melompat langsung ke babak playoff.

Seperti yang diceritakan Connor McDavid, Stockton Heat versus Bakersfield Condors akan berakhir dengan orang-orang yang kecapekan dan bisa saling mencederai satu sama lain. Jadi jeda liga ini sangat membantu. Tapi di masa depan mestinya jangka permainan mesti diperbaiki agar tidak ada pemain cedera saat playoff, atau tim terbaik yang pincang.

Ambil contoh Liljegren yang hanya bermain 10 pertandingan ketika cedera ikut rugikan timnya Maple Leafs pada bulan Februari dan Maret. Saat itu manaher Kyle Dubas memutuskan untuk tidak menambah defensemen karena batas waktu transfer pemain, pemain berusia 21 tahun itu cedera dan tidak lagi bergabung kembali dengan tim.

Ada juga Jason Robertson, Bintang Texas (Dallas) Penyerang pemula, yang merupakan pilihan putaran kedua dari Stars pada 2017, mencetak 25 gol dan 47 poin dalam 60 pertandingan musim ini. Jika Corey Perry tidak dapat meningkatkannya setelah cedera selama beberapa bulan, maka Robertson bisa saja jadi toop skor bersama dengan Tyler Seguin dan Jamie Benn di baris atas.

Atau Quinn Hughes di level NHL, Rafferty sempat memimpin bersama debutan defensemennya ini dengan 45 poin dalam 57 pertandingan – ia berada di urutan ketiga di antara posisinya dalam mencetak gol – sambil juga berada di peringkat pertama pemain usia 17 yang mencetak angka yang tentunya mengesankan. Tentu saja, angka-angka bisa meningkat karena tapi cedera menghalangi rekor dan catatannya.

Pesan Pelatih Heat Untuk Fans
Mengingat pembatalan sisa musim reguler 2019-20 dan Playoff Piala Calder, diumumkan oleh AHL pada hari Senin, 11 Mei, pelatih kepala Heat Cail MacLean menulis surat kepada penggemar Heat.

Surat itu sebagaimana yang dituliskan antara lain :

“Saya ingin menulis catatan singkat untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda sepanjang musim. Dengan dukungan Anda, kami mengalami banyak hal, peringkat tertinggi dan bangkit kembali dari beberapa posisi terendah, dan kami bersemangat untuk memperjuangkan Piala Calder bersama Anda di belakang kami. Kami memahami dan mendukung keputusan yang dibuat oleh liga untuk membatalkan sisa musim ini, tetapi kami kecewa bahwa kami tidak akan dapat menyelesaikan apa yang kami mulai. Namun, saat kami menyesuaikan diri dengan penutupan liga dan latihan offseason yang datang lebih awal dari yang kami harapkan, kami bangga dengan tim kami dan sangat menghargai para fans. Kita semua harus terus saling mendukung ketika kita melewati masa-masa sulit ini dan, ketika ini semua berakhir, kami bersemangat untuk kembali bermain di Stockton musim depan. Sampai saat itu, terima kasih lagi untuk tahun yang menyenangkan. Tetap aman dan tetaplah Panas.”

Liga pembuka untuk musim depan sendiri masih belum jelas, apakah bisa dimulai atau kembali senasib dnegan musim ini, tapi tetaplah panas.

Leave a Reply

Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!